Cagar Budaya

Cagar Budaya

Benda cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan dan kebudayaan, sehingga perlu dilindungi dan dilestarikan demi pemupukan kesadaran jati diri bangsa dan kepentingan nasional. Pangkalpinang merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki beberapa benda cagar budaya (BCB) yang harus terus dilindungi dan dilestarikan, dengan tujuan agar masyarakat dapat memahami sejarah, sekaligus juga menghargai karya cipta yang melekat pada benda kuno.

GPIB Maranatha

GPIB Maranatha

GPIB Maranatha atau dalam istilah nama lainnya adalah Kerkeraad Der Protestanache Gemeente To Pangkalpinang. Pada masa pemerintahan Residen J.E Edie (memerintah Tahun 1925-1928 Masehi), Pemerintah Kolonial Belanda sekitar tahun 1926-1927 Masehi, mulai membangun gedung Kerkeraad Der Protestansche Gemeente to Pangkalpinang.

Katedral Santo Yosef

Katedral Santo Yosef

Gereja Kathedral Santo Yosef terletak di jalan Gereja berada pada posisi 02°07'38² LS - 106°07'01² BT (48 M 0624226 mU-9764829 mT), dibangun pada tanggal 5 Agustus 1934M, pada masa residen Mann, CJ (masa pemerintahan 1934-1942 Masehi). Gereja dibangun pada masa gereja Katolik Pangkalpinang dipimpin oleh seorang Pastor bernama Pater Bakker ss.cc. Pada tanggal 25 April 1935 di Gereja Kathedral Santo Yosef ditasbihkan sebagai imam seorang putera Bangka yaitu Pastor Johannes Boen Thiam Kiat. Pastor Boen, adalah Pastor Projo pertama di Pangkalpinang dan juga Pastor Projo pertama Indonesia (namanya diabadikan menjadi nama Balai Pertemuan Paroki Pangkalpinang).

Kelenteng Kwan Tie Miaw

Kelenteng Kwan Tie Miaw

Kelenteng Kwan Tie Miaw merupakan salah satu kelenteng tertua yang ada di Pulau Bangka. Kelenteng ini terletak di jalan Mayor Muhidin, Pangkalpinang. Dulunya bernama kelenteng Kwan Tie Bio. Kelenteng ini diperkirakan dibuat pada tahun 1841 Masehi (dari aksara cina pada sebuah Lonceng besi di kelenteng). Pembangunannya sendiri dilakukan secara gotong royong oleh berbagai kelompok Kongsi penambangan timah yang ada di Pangkalpinang, dan diresmikan pada tahun 1846.

Mesjid Jamik

Mesjid Jamik

Masjid Jamik merupakan salah satu masjid terbesar di Pangkalpinang, dibangun pada tanggal 3 Syawal 1355 H atau bertepatan dengan tanggal 18 Desember 1936 M,terletak di jalan Masjid Jamik, pada 02°07'47² LS – 106°06'44² BT (48 M 0623692 mU – 9764561 mT).

Pusat Informasi Wisata Kota Pangkalpinang

PUSAT INFORMASI WISATA & GALERI SENI

  • Gedung Bubung Tiga, Jalan Rasakunda, Kelurahan Sriwijaya, 

          Kecamatan Girimaya,Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan

          Bangka Belitung Indonesia

  • Telepon : +62 (0717) 437323, 439175
  • Faks: +62 (0717) 439175
  • E-mail:

PUSAT INFORMASI WISATA PANTAI PASIR PADI

  • Jalan Raya Pasir Padi, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan,
    Kota Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung
    Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA BANDARA DEPATI AMIR

  • Ruang Kedatangan Bandara Depati Amir Angkasa Pura II

          Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Indonesia

PUSAT INFORMASI  WISATA DAN TOURISM BOARD
  • Ruko Pemkot Pangkalpinang, Jalan Soekarno-Hatta Kel. Bukit Besar

          Kecamatan Girimaya Kota Pangkalpinang     

 PUSAT INFORMASI  WISATA & GALERI DEKRANASDA
  • Kawasan Civic Centre, Jalan Merdeka Pangkalpinang

Peta Pangkalpinang

frontpage-map

Tautan Resmi

NANvJB_N1jVUNq82czkP9kpWTiPLv6IexbmDZvTQtVo